KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI.A1 SMA NEGERI 9 PEKANBARU

Authors

  • Rihan Naya Shabilla Universitas Riau
  • Mangatur Sinaga Universitas Riau
  • Charlina Charlina Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1016

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Maksim, Pembelajaran, Guru, Siswa, Sekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan kesantunan berbahasa guru dan siswa kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa yang mematuhi kesantunan berbahasa. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI.A1 dan siswa-siswi kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Peneliti akan merekam percakapan selama proses pembelajaran, peneliti menyimak dengan seksama seluruh tuturan guru dan siswa yang ada dalam rekaman dan mencatat tuturan guru dan siswa yang teridentifikasi pematuhan maksim kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini adalah ditemukan sebanyak 26 tuturan guru yang mematuhi 6 maskim, yaitu makim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Ditemukan 9 tuturan siswa ketika berinteraksi kepada guru yang mematuhi 3 maksim kesantunan berbahasa yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Sedangkan ditemukan juga 19 tuturan siswa ketika berinteraksi sesame siswa yang mematuhi 6 maksim kesantunan berbahasa. Tuturan guru dominasi mematuhi maksim kebijaksanaan, sedangkan siswa dominasi mematuhi maksim kesepakatan dan maksim kerendahan hati.

References

Annisa, A., Purba, R., & Telaumbanua, F. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Penulisan Iklan Penjualan Sepeda Motor Bekas Di Marketplace. Jurnal Basataka (JBT), 6(1), 170-177.

Bungin, Burhan. (2003). Analisis Data Penelitian Kualitatif Pemahaman Filosofis Dan Metodologis Ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta: Raja Frafindo Persada.

Charlina & Mangatur Sinaga. (2007). Pragmatik. Pekanbaru: Cendikia Insan.

Leech, Geoffrey. (1983). Principles Of Pragmatics. New York: Longman.

Leech, Geoffrey. (1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik. (Terj. Oka, M.D.D.). Jakarta: UI Press.

Moleong, Lexy J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, J., Permatasari, S. (2019). Realisasi Kesantunan Berbahasa Di Lingkungan Sekolah Dasar Kota Padang. RESIDU, 3(23).

Rahardi, Kunjana. (2018). Elemen Dan Fungsi Konteks Sosial, Sosietal, Dan Situasional Dalam Menentukan Makna Pragmatik Kefatisan Berbahasa. Prosiding Seminar Tahunan Linguistik Universitas Pendidikan Indonesia (SETALI 2018), 654-658. Https://Repository.Usd.Ac.Id/31870/.

Rahmawati, T., Maharani, H. N., Ramadhani, R. A., Aura, T., Shufaira, S., Yuniawan, T., & Neina, Q. A. (2023). Kesantunan Berbahasa Warganet Dalam Menanggapi Video Tiktok@ Drrichardlee. Jurnal Basataka (JBT), 6(2), 357-368.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sekaran, U. (2023). Data Primer Dan Sekunder Dalam Penelitian.

Tarigan, Henry Guntur. 2009. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Shabilla, R. N., Sinaga, M. ., & Charlina, C. (2025). KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI.A1 SMA NEGERI 9 PEKANBARU. Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 1031–1040. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1016