KRITIK SOSIOLOGIS DALAM PUISI "HIDUP TETAP BERJALAN DAN KITA TELAH LUPA ALASANNYA" KARYA IBE S. PALOGAI MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPRESIF

Authors

  • Nurhidayati Nurhidayati Universitas Riau
  • Risna Wulandari Idris Universitas Riau
  • Nadia Arsalina Universitas Riau
  • Putri Salisa Universitas Riau
  • Elmustian Rahman Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1179

Keywords:

Kritik Sosial, Puisi, Pendekatan Ekspresif, Ibe S. Palogai, Refleksi Moral, Antalogi Puisi

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk kritik sosial yang disampaikan dalam antologi puisi Hidup Tetap Berjalan dan Kita Telah Lupa Alasannya karya Ibe S. Palogai dengan menggunakan pendekatan ekspresif. Fokus penelitian adalah menelaah bagaimana penyair mengekspresikan emosi, pengalaman subjektif, dan refleksi pribadi melalui kata, bait, dan citraan untuk menyampaikan kritik sosial. Data penelitian terdiri dari 19 puisi yang mengandung kritik sosial, yang dianalisis menggunakan pendekatan ekspresif untuk menangkap pengalaman emosional penyair terkait isu sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, konsumerisme, dan politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyair mengekspresikan perasaan frustrasi, cemas, kecewa, marah, dan keterasingan melalui citraan keseharian, finansial, serta kebijakan publik, sehingga puisi berfungsi tidak hanya sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan refleksi moral. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan pada ekspresi emosional penyair sebagai sarana memahami kritik sosial, yang memberikan perspektif berbeda dibandingkan analisis tematik atau struktural sebelumnya. Berdasarkan temuan, disarankan agar pendekatan ekspresif digunakan sebagai metode analisis sastra untuk mengungkap makna subjektif dan kritik sosial dalam karya sastra lainnya. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan refleksi dalam pendidikan, literasi sosial, dan pengembangan kesadaran kritis terhadap isu-isu sosial yang relevan.

References

Endraswara, S. (2021). Metodologi Penelitian Kebudayaan (5th Ed.). Gajah Mada University Press.

Ginting, P. T. B., Ley, R. D., Siburian, P., Prasetya, K. H., & Septika, H. D. (2022). Parafrasa Legenda “Guru Penawar Reme” Menjadi Naskah Drama Sebagai Bahan Ajar Di SMA. Jurnal Basataka (JBT), 5(2), 279-287.

Mardilah. (2022). Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Menggunakan Metode Location Technic Siswa Kelas Viiia Smp Negeri 2 Panjatan. Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2(2), 107–121.

Muakibatul, H., & Siswanto, Wahyudi. (2017). Mengenal Proses Kreatif Sastrawan Indonesia (Rockhan (Ed.); 1st Ed.). Cakrawala Indonesia (Anggota Ikapi).

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (M. Albina (Ed.); 1st Ed.). Harfa Creative.

Naufal, M. L. S., Anjani, R., & Trisnawati. (2022). Kritik Sosiologis Dalam Puisi “Pada Suatu Hari Nanti” Karya Sapardi Djoko Damono Menggunakan Pendekatan Ekspresif. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(2), 24–30.

Sopiana, M. (2024). Menulis Puisi. Galeri Buku Jakarta.

Sugiarti, Andalas, E. F., & Setiawan, A. (2020). Desain Penelitian Kualitatif Sastra. Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.

Wulandari, N. I., Winda, N., & Agustina, L. (2022). Interaksi Sosial Dalam Novel Anak Rantau Karya A. Fuadi. Jurnal Basataka, 5(2), 340–348.

Zufriady, Ar, H. F., Rahman, E., & Charlina. (2024). Literasi Budaya (W. Syafii (Ed.)). Winaya Ilmu.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Nurhidayati, N., Idris, R. W. ., Arsalina, N. ., Salisa, P. ., & Rahman, E. . (2025). KRITIK SOSIOLOGIS DALAM PUISI "HIDUP TETAP BERJALAN DAN KITA TELAH LUPA ALASANNYA" KARYA IBE S. PALOGAI MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPRESIF . Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 1787–1795. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1179